Minggu, 02 Januari 2011

Ketika "titik" dan "tapi" menjadi penghias hariku..

Mentari menyambut pagi ini dan menghiasi kembalinya ruh ke ragaku. Sudah banyak yang terlewat, sudah banyak waktu yang tersia-sia kan.
Hari ini, hari kedua di awal tahun yang baru, hari ku mendeklarasikan cinta kepadaMu melebihi cintaku pada makhlukMu.

Duhai Allah, Sang Maha pembolak balik hati, tak kan lelah bibirku mengucap maaf ketika duniaMu mengalihkan dan membuat Mu cemburu, ketika makhlukMu mulai mengisi relung hatiku dan kembali membuatMu terduakan.

Duhai Allah , Dzat pemilik segala gugusan bintang , hari ini telah ku kobarkan semangatku untuk melawan keinginan ku, keinginan untuk banyak berkata "tapi", keinginan untuk tetap melanjutkan banyak hal duniawi, hari ini telah ku bulatkan tekad ku untuk tak mengejarnya, mengejar hiasan-hiasan dunia, kegemerlapan cinta , yang nampak nyata, yang hanya nyata di dunia tanpa menuntun ku ke akhiratMu.

Gegap gempita dunia menyambut awal tahun baru yang kuanggap terlalu berlebihan, gegap gempita yang tak kurasa ketika desir darah para pejuang di tanah haram kembali tercium anyir di gelapnya kemenangan peperangan.
Duhai Allah , semua sudah tertulis di lauful Mahfuzh, dan aku berharap, meminta dan merayuMu untuk tetap dapat menegarkan hatiku, menegarkan "titik" ini untuk menggantikan "tapi" yang menemani keluhku di hari-hari kemarin.

Balikpapan, 2 Jan 2011
Allah

1 komentar:

Elok Sasongko mengatakan...

Baarakallahu fiik

 

Blog Template by YummyLolly.com : Header Image by Everydaypants
Sponsored by Free Web Space