Minggu, 21 Februari 2010

Mereka tak bersuara tapi Mereka bekerja

Hari ini, lembaran baru perjalanan hidupku akan dimulai. Semoga kutelah banyak mengambil pelajaran dari lika-liku perjalanan dakwah kita teman. Belajar dari artikel KH, Rahmat Abdullah di salah satu cuplikan karyanya dalam "Indibath, keteguhan atas Konsistensi, Warisan Sang Murabbi" Ketika beliau menceritakan bagaimana teguhnya sekawanan semut dalam memegang konsistensi mereka ketika ada makanan lain yang ada di jalur yang sebelumnya telah mereka buat, mereka tidak akan terprovokasi walaupun banyak cokelat ataupun gula yang melewati jalur makan mereka.Seharusnya kita banyak belajar dari sekawanan semut yang memiliki intuisi yang kuat dan tidak mudah terprovokasi akan gangguan2 diluar. Mereka tak bersuara tapi mereka bekerja, hal ini yang kadang kita lupakan. Kita lebih menjunjung apa yang keluar dari lisan kita dibandingkan apa yang kita hasilkan dari kerja keras kita. Semoga lembaran baru ini dapat menguatkanku seperti seekor semut yang teguh, yang banyak bekerja tanpa bersuara, sesungguhnya kita lebih baik tersembunyi tetapi bermakna bagi orang lain, ketimbang kita nampak tapi tak berguna bagi orang lain.

0 komentar:

 

Blog Template by YummyLolly.com : Header Image by Everydaypants
Sponsored by Free Web Space